Tentang Kami
Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 Ngawi adalah sebuah lembaga Pendidikan yang terletak di sebuah desa tidak jauh dari Kota Ngawi bahkan berdekatan dengan KUA Kecamatan Kedungalar, MI Darussalam, TK Darussalam Kedunggalar, Madrasah tepatnya berada di Desa Kdunggalar Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi.
Madarasah Tsanawiyah Negeri 6 Ngawi berdiri pada tahun 1971 Madrasah semula bernama Madrasah Tsanawiyah Kedunggalar Nama itu sampai tahun 1971.
Para tokoh pendiri Madrasah Tsanawiyah 6 Ngawi adalah : Bapak Ngaliman, Bapak Bapak Wahab, Bapak Maksum, Bapak Sobirin, Bapak Samirin, Bapak Minhat salah satu sebagai Pegawai TU bersama- sama dukungan masyarakat sekitar Kedunggalar. Semuanya adalah warga Begal Kecamatan Kedunggalar yang tempat tinggalnya tidak jauh kurang lebih 5 Km dari Madrasah.
Seiring dengan perkembangan pendidikan, pada tahun 1982 Madrasah Tsanawiyah Negeri Kedunggalar. Penggabungan itu didasarkan atas persetujuan para pendiri dan dewan guru yang ada. Perjalanan menjadi Madrasah Negeri tidak berhenti begitu saja, namun dewan guru dan seluruh komponen, Madrasah Tsanawiyah menjadi Madrasah Tsanawiyah Negeri Kedunggalar kapasitas kelas berparalel 3. Kemudian dengan terbitnya SK menteri Agama tersebut MTs Negeri bertambah subur dan berkembang pesat dengan animo masyarakat yang masih kental dengan kehidupan yang agamis. Sampai sekarang Madrasah Tsanawiyah Negeri Kedunggalar Masih eksis di masyarakat dan semakin di akui keberadaannya dalam persaingan dalam dunia pendidikan. Kini Madrasah Tsanawiyah Negeri Kedunggalar bukan lagi Madrsah yang kecil, namun Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 Ngawi adalah Madrasah yang kompatibel dengan fasilitas lengkap yang dapat menunjang proses pendidikan dan pembelajaran anak didik .
Pada tahun ajaran 2017-2018 Madrasah Tanawiyah Negeri 6 Ngawi telah berkembang menjadi 27 kelas paralel, yaitu kelas VII berjumlah 9 kelas dengan kapasitas setiap ruang sekitar 36 siswa. Kelas VIII 8 kelas paralel dengan kapasitas setiap kelasnya sebanyak 36 anak dan kelas IX 8 kelas paralel dengan kapasitas setiap ruangnya berjumlah 38 anak.